USG Pasca Medical Abortion, Perlu Nggak Sih?

/
0 Comments


USG tidak diperlukan jika anda tidak memiliki tanda-tanda komplikasi, namun jika anda ragu dengan hasil aborsi maka dapat dilakukan USG untuk menentukan apakah kehamilan berakhir atau tidak. Anda juga dapat melakukan test paack 3-4 minggu pasca aborsi medis, jika test pack dilakukan sebelum itu maka ada kemungkinan hasil tes masih positif.

Mengapa demikian? Karena masih ada hormon kehamilan dalam tubuh anda. Seperti halnya keguguran, aborsi medis adalah proses yang memakan waktu, tubuh memerlukan waktu hingga beberapa  minggu untuk mengeluarkan seluruh jaringan dan produk kehamilan dari rahim. Dalam beberapa minggu, meski kehamilan telah berakhir, banyak perempuan masih menemukan jaringan dalam rahimnya. Jika anda tidak mengalami gejala komplikasi seperti nyeri kuat di perut, demam berkepanjangan, pendarahan, bau tidak sedap dari keputihan, maka intervensi bedah seperti D&C (dilation & curreatage) tidak diperlukan. Kuret atau vakum aspirasi yang dilakukan pada perempuan dalam kondisi baik tidak disarankan, bahkan jika masih ada sisa kehamilan di rahim, menunggu hingga menstruasi berikutnya seringkali merupakan langkah yang tepat, kecuali dalam kasus kehamilan berlanjut.







You may also like

No one has ever become poor by giving, Please Donate

Misocare. Powered by Blogger.

Translate